aku sudah menunggunya selama bertahun - tahun
ku habiskan waktuku dengan berbagai kesibukan
demi melupakannya
nyatanya aku tak bisa terus menghindar
aku terlalu lelah untuk terus berlari
lari dari kenyataan,
bahwa aku masih menyayanginya
tuhan,
akankah sampai perasaan ini?
sampai kapan aku harus seperti ini?
menanti seseorang yang entah hatinya untuk siapa
aku takut,
aku takut menyayanginya lebih dari saat ini
dia temanku yang paling berharga
aku tak mau merasa kehilangan,
bahkan merasa terluka karenanya
"semoga Tuhan memaafkanku
karena telah menjatuhkan hatiku
kepada seseorang yang telah Dia utus untuk menjagaku
dan terlalu banyak berharap kepada hambaNya
yang entah hatinya untuk siapa"